ANTARA THE RAID 2, SALJU DAN MAD DOG

Sumber : hollywoodreporter.com

Sumber : hollywoodreporter.com

Beberapa waktu lalu saya (akhirnya) menonton film di bioskop juga hahaha. Soalnya nih berbagai kesibukan dan dinas luar kota membuat saya tak sempat lagi nonton film, bahkan di dvd sekalipun *gasp. Tapi akhirnya bisa juga. Sebenarnya pilihan pertama adalah sekuel dari 300, sayangnya film itu sudah tidak diputar lagi (musti beli dvd nya nih :p). Jadilah pilihan kedua adalah THE RAID 2 : BERANDAL.

Got the ticket

Got the ticket

Sampai di Gandaria City XXI antriannya aujubile booo, panjang kayak antrian sembako… iya keleus secara Hari Sabtu gitu lho. Mencoba ke Premiere, sayangnya adanya Captain America, dan sudah full pulak, yaaa akhirnya antri deh sambil berdoa semoga semua yang antri ini nontonnya Captain America sehingga saya bisa dapatkan tiket The Raid 2 hihihi. Benar saja, doa saya terkabul, selain dapat tiket, tempat duduknya juga masih bisa di deretan A, tempat favorit, thanks God.

Antriannya puanjang

Antriannya puanjang

Berhubung jam mainnya masih lama, akhirnya makan dulu deh di Pizza e Birra, penne pasta dan lychee beer jadi pilihan. Kenyang, ngantuk pulak… dasar penyakit abis makan pasti ngantuk hahaha. Saat hendak masuk studio, saya bertemu dengan Ucken, salah satu senior funky di arsitek yang udah lama beud gak ketemu, tapi kata mba Ucken, dia pernah liat saya beberapa waktu lalu di tempat yang sama, sayangnya jarak yang jauh dan crowded membuatnya urung menyapa. Tapi paling tidak akhirnya ketemu kaaan (kontak-kontakan selama ini lewat media sosial hihihi).

yummy

yummy

Bareng mba Ucken

Bareng mba Ucken

Nah, saya gak akan menulis jalan cerita film ini, pasti udah pada nonton juga, atau kalau belum nonton ya… nonton deh hahaha. Saya hanya akan mengungkapkan apa yang saya rasakan saat nonton film ini. Angle-angle film The Raid 2 ini gak beda lah sama yang pertama, tetep keren kok bagi saya, cara menggambarkan adegan atau apapun, cukup lumayan, gak kalah sama film-film hollywood lainnya. Apalagi saat pertarungan atau adegan berkelahinya, badan saya kok seolah-olah ikut bergerak seperti sedang mengalami sendiri….hahaha.

Sumber : failedcritics.com

Sumber : failedcritics.com

Ikko Uwais disini sudah mulai luwes ya berakting (bukan berkelahi ya, karena kalau berkelahi dia emang keren kok) soalnya di The Raid 1, kalau Ikko ngomong atau akting tuh kaku banget, nah kali ini sudah mulai enak lah dilihat meski belum ‘lepas’ sepenuhnya, kakunya masih terlihat sedikit.

In my humble opinion, cerita film ini lebih bervariasi dibanding sebelumnya. Kalau dulu hanya seputaran gedung saja, kali ini sudah bervariasi. Sayangnya ceritanya sendiri jadi terlalu melebar, kurang fokus ke masing-masing variannya. Misalnya latar belakang Bejo (Alex Abbad) gak terlalu jelas, saya musti menebak-nebak sendiri. Okelah dia bos dalam dunia hitam yang mau memperluas wilayahnya, wilayah yang mana? Karena ada 2 wilayah yang dikuasai bos-bos lain seperti Bangun dan si Jepang. Kalau bagi saya sih, mending dijelaskan apakah Bejo pemain baru, atau mungkin pemain lama penerus si Tama (Rae Sahetapy di The Raid 1), biar lebih enak sih. Ya itu salah satu contoh, masih ada lah beberapa yang gak fokus, yang nanggung jadinya. Tapi tetap menarik kok film ini, selain banyak pemain-pemain film yang terkenal meski hanya sekejap seperti Marsha Timothy hahaha.

Sumber :  Atas : aceshowbiz.com Bawah : collider.com

Sumber :
Atas : aceshowbiz.com
Bawah : collider.com

Ada lagi nih yang bagi saya cukup ‘mengganggu’ yaitu kehadiran si Yayan Ruhian yang menjadi Prakoso, algojo dan tukang pukul Bangun yang sangat setia. Kenapa mengganggu? Karena Yayan ini di The Raid 1 dia juga main, tapi sebagai musuhnya Rama yaitu Mad Dog, musuh yang paling susah dikalahkan.

Seperti kurang pemain saja lho si Yayan main disini, meski rambut lebih panjang, tapi ya kalau jeli melihat dia, rasanya aneh lah, dulu sudah mati dikalahkan saat menjadi mad dog, sekarang main lagi dengan peran berbeda. Kalau gitu kenapa Joe Taslim gak sekalian aja main lagi, jadi siapa gitu, kan lebih keren hahaha. Oh iya, bagi saya Joe Taslim di The Raid 1 meski bukan pemeran utama, tapi cukup menonjol. Gak heran dia diajak main di Fast & Furious 6.

Nah, tokoh antagonis lainnya yaitu Ucok yang diperankan Arifin Putra sebenarnya aktingnya cukup bagus, ‘jahat’ nya itu bisa keluar dengan baik. Too bad, dia kalau mulai ngomong aduh cara ngomongnya bikin drop banget deh. Padahal aktingnya keren lah, cuma itu aja yang bikin oalaaah hahaha.

Arifin Putra Sumber : episodi.fi

Arifin Putra
Sumber : episodi.fi

Tokoh yang paling menonjol aktingnya disini ya Bangun (Tio Pakusadewo) dan Bejo (Alex Abbad). Dua pemeran antagonis ini bagi saya cukup berkarakter dan pemain watak. Kalau Tio sih wajar lah, senior gitu, tapi gak disangka si Alex juga keren mainnya.

Sumber :  Atas : fwooshflix.com Bawah : blog.getscoop.com

Sumber :
Atas : fwooshflix.com
Bawah : blog.getscoop.com

Last, but no least…. pasti yang sudan nonton juga basal menduga apa yang akan saya tulis. Yak…Betuuuul!!! Soal efek salju di adegan pengeroyokan si Prakoso yang berlanjut di luar klub. Iya sih saya tahu maksudnya adalah simbolik, biar ada kesan mendramatisir, tapi… salju??? Gak salah sih, tapi kalau ini untuk simbolik dan dramatisasi, kenapa gak saat Prakoso tumbang di salju, trus dibikin transisi atau efek, yang berubah ke tanah biasa, ntah gimana gitu lho, biar gak aneh gini hehehe.

Sumber : slidegossip.com

Sumber : slidegossip.com

Tapi di luar yang saya tulis, film ini menghibur dan cukup menarik kok, meski saat nonton saya agak terganggu dengan gerombolan cewek-cewek yang teriak-teriak takut saat adegan kekerasan, iiih ganggu orang serius nonton nih hahaha….

Tulisan ini saya buat berdasarkan subyektifitas saya semata, yang bukan pengamat atau kritikus film. Hanya orang awam, yang menuliskan apa yang dirasakan saat menonton film ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s