PEOPLE POWER

Ada yang berbeda saat saya melewati GBK hari ini, adanya kemacetan di sekitar lokasi… macet… tapi saya justru menikmati kemacetan yang ada. Padahal paling males dengan yang namanya macet. Kenapa bisa begitu? Ya..hari ini ada penyelenggaraan Konser Salam Dua Jari, sebagai dukungan atas Jokowi-JK. Tapi yang membuat saya memberi toleransi pada macet karena selama itulah saya mengamati sebagian rakyat Indonesia yang berbondong-bondong mendatangi GBK. Bahkan beberapa kali saya melihat orang-orang yang sudah sepuh dengan raut wajah bersinar penuh harapan, gembira, ikut menghadiri konser dukungan ini. Hati saya trenyuh, terharu, saya mengakui, memang sejak Jokowi menjadi Walikota Solo saya sudah kagum dan mendukung langkah beliau, tapi ternyata bukan hanya saya, tapi juga banyak orang. Orang-orang yang menaruh harapan pada sosok yang kerap diremehkan, padahal sosok inilah yang benar-benar kerja keras bagi rakyatnya, baik di Solo maupun Jakarta, dan sebentar lagi…Indonesia. Amin!!

Saya gak akan mengulas Jokowi, saya yakin anda sudah tau, bahkan mungkin lebih tau daripada saya. Bukan itu yang akan saya bahas, namun, tatkala saya tengah mengamati orang-orang yang berdatangan di GBK, sopir taksi saya, Pak Parmo, langsung membuka percakapan soal Jokowi. Beliau bercerita bahwa memang sudah sepantasnya banyak yang sukarela datang ke GBK, tanpa dibayar, dengan inisiatif sendiri, bahkan biaya sendiri meski banyak yang dari luar kota karena mereka mencintai Jokowi. Pak Parmo pun menambahkan, banyak tukang ojek, pedagang kaki lima bahkan satpam, “pokoknya wong cilik mba” yang bela-belain datang untuk memberi dukungannya kepada Jokowi. Tapi memang, saya melihat, yang datang adalah wajah-wajah ceria, membawa keluarga, anak-anak, teman-teman, dan menjadi satu untuk mendukung, bergembira bersama, dan bersatu untuk mewujudkan Indonesia Baru, Indonesia Hebat bersama Jokowi-JK.

Photo Courtessy Hadi Ahdiana

Photo Courtessy Hadi Ahdiana

Namun, yang membuat saya terharu, merinding dan sekaligus bahagia adalah saat Pak Parmo bercerita bahwa dirinya sangat terbantu setelah Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sekolah anaknya gratis, dia tidak mengeluarkan uang sepeser pun, semua dibantu. Pak Parmo sangat bersyukur beban beratnya sudah terangkat berkat Jokowi. Beliau bahkan tetap ‘membela’ Jokowi dari berbagai ‘serangan’ atau ‘fitnah’ terhadapnya, dan beliau bilang, rakyat telah siap untuk mengamankan Pemilu. Mendengar cerita beliau saya jadi teringat cerita salah satu tukang ojek langganan saya, Pak Surya, beliau juga tidak pusing lagi memikirkan biaya sekolah anaknya, bahkan buku pun diberi gratis. Belum lagi banyak cerita yang saya dengar secara tidak langsung soal adanya KJS yang membuat pasien tak mampu bisa cuci darah gratis, juga seorang satpam yang istrinya sakit keras bisa selamat dan biayanya dibantu DKI. Ah luar biasa. Apa jadinya kalau ini dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia? Semoga Tuhan mengabulkan doa kami ini.

Saya terharu, rakyat Indonesia sudah makin cerdas, tak gampang terpengaruh informasi-informasi yang menyesatkan. Mereka bisa berpikir tanpa ada siapapun atau apapun yang bisa mempengaruhinya. Semoga harapan kami, harapan saya, anda, terhadap Jokowi-JK bisa terpenuhi. Mari kita peduli Indonesia, jangan golput, dengarkan hati nurani anda. Salam DUA jari!!

Salam DUA Jari

Salam DUA Jari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s