ANAKKU, GURU TERBAIK KAMI

Lilin yang setiap tahun dinyalakan

Lilin yang setiap tahun dinyalakan

13 tahun lalu, Alicia Angela Brahma lahir, melengkapi hidup kami. Kehadirannya benar-benar merubah hidup kami. Alicia, meski berkebutuhan khusus, namun dia sempurna bagi kami, karena dari dia lah kami belajar banyak hal.

Alicia mengajarkan ketulusan yang amat sangat dalam mencintai dan menyayangi, khususnya untuk mencintai tanpa syarat. Kami mencintainya tanpa syarat, tanpa memandang kekurangannya. Kasihnya yang begitu besar makin terlihat tatkala adiknya lahir. Meski dia tidak bisa mengatakan bahwa dia sayang kepada adiknya, tapi melihat bagaimana dia bisa menerima kehadirannya tanpa perasaan iri atau merasa terabaikan itu sungguh luar biasa, mengingat keadaan khususnya. Bagaimana adik bayinya, ia jaga tatkala saya menitipkannya, bagaimana ia membantu saya mengambilkan popok, membuang pampers adiknya yang sudah penuh, dan ketika saya kelelahan, ia pun mengelus saya dan saat adiknya terbangun, ia mengawasi sambil sesekali mengelus kepala adiknya agar adiknya kembali terlelap.

Alicia mengajarkan kepada kami…..kesabaran yang tiada batasnya. Sabar? Kata yang mudah diucapkan, namun sungguh sulit dilakukan. Bagaimana susahnya kami untuk belajar untuk sabar, menghadapi masa-masa sulit di awal perkembangan Alicia yang kerap tantrum. Namun dari situlah kami belajar mempunyai kesabaran yang tiada habisnya, kesabaran menghadapi tantrumnya, kesabaran menghadapi ‘perbedaan’ yang ia punya dibanding anak-anak biasa lainnya.

Alicia mengajarkan kepada kami untuk bisa memahami tanpa kata-kata. Kesulitan Alicia untuk mengungkapkan apa yang ia mau menjadi tantangan besar kami. Di awal-awal, ia hanya bisa menunjuk, berkembang menjadi “mau ini” atau “mau itu”, kami kerap bingung dan menebak apa keinginannya. Namun lama kelamaan kami seolah bisa membaca pikirannya, membaca isi hatinya, sehingga kalaupun Alicia sulit mengungkapkan, saya pun tau sebenarnya apa yang ia rasakan dan apa yang ia mau.

Alicia mengajarkan kepada kami, mengalah bukan berarti kalah. Interaksi dengan adiknya semakin lama semakin baik. Alicia mulai bisa sedikit bersosialisasi berkat bantuan adiknya, bercanda, ngobrol bahkan berantem. Namun, adiknya kerap mau menang sendiri, dan luar biasanya Alicia, ia kerap mengalah dan membiarkan adiknya senang. Hal luar biasa dari anak berkebutuhan khusus, yang benar-benar momong adiknya.

Alicia mengajarkan kepada kami, untuk terus bersyukur dan menikmati hidup tanpa ‘beban’. Alicia bukan anak yang sedikit-sedikit minta ini itu, ia anak yang menikmati apa yang ada di hadapannya. Ada kertas dan bolpen, ia pun bisa menggunakannya untuk menulis, ada handphone, ia gunakan untuk mendengarkan lagu, ada komputer, ia gunakan untuk browsing pengetahuan. Tatkala Alicia melakukan hal-hal tadi, senyum mengembang terlihat dari wajahnya, bahagia, dengan apa yang ada di hadapannya. Ia tidak pernah iri dengan anak lain yang mempunyai mainan yang dia tidak punya. Itu lah yang membuat kami merasa bahwa hal sekecil apapun patut disyukuri, dinikmati dan dijadikan sumber kebahagiaan hidup.

.Alicia Angela Brahma, hari ini tepat 13 tahun usiamu. Di usiamu yang masih muda, kamu sudah memberi arti hidup bagi kami, dan mengajarkan banyak hal bagi kami.

Selamat ulang tahun Alicia

Selamat ulang tahun Alicia

Selamat ulang tahun malaikat kecil utusan Tuhan, senantiasa sehat, kuat, cerdas, mandiri dan berbudi luhur. Kiranya Tuhan memberkatimu di setiap langkah hidupmu. Amin.

 

Advertisements

4 thoughts on “ANAKKU, GURU TERBAIK KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s