MENERUSKAN KEBAIKAN

“When someone does you a big favor, don’t pay it back…”

Lho, memang kenapa kalau kita membalas kebaikan orang yang telah memberi kita? Tidak kenapa-kenapa juga sih kita membalas kebaikan orang yang telah membantu kita. It’s so ok with that. Tapi, biasanya orang yang membantu, memberi atau menolong kita itu memang sudah ikhlas untuk membantu dan tak berharap kembali. Karena, orang yang memang niat menolong tanpa pamrih, justru akan senang, melihat orang yang ditolongnya bahagia atau tersenyum kembali.

Bayangkan saja diri kita sendiri, saat hati kita tergerak membantu atau menolong orang lain, apakah kita mikir kalau kita membantu lantas kita bakal dapat ini itu? Tidak, bukan? Kita membantu karena rasa iba, kemanusiaan, dan hati nurani kebaikan kita lah yang berbicara. Rasa puas, lega dan bahagia pun timbul setelah kita berhasil membantu atau menolong orang lain, dan menurut saya, itu hal luar biasa yang bisa saya rasakan, tak tergantikan oleh apapun juga.

Lalu, kita harus apa dong? Pay it forward! Kita teruskan kebaikan orang yang menolong kita, dengan berbuat kebaikan atau membantu orang lain yang membutuhkan. Kebaikan, pertolongan, bantuan, tak melulu dengan uang bukan? Mungkin saat kita tidak ada uang untuk membeli obat, ada orang yang membantu memberi uang. Di kesempatan lain, ada orang yang sedang berduka, dan kita bisa membantunya dengan menguatkan orang itu.

123rf.com

123rf.com

Kita dibantu, kita membantu, dan orang yang kita bantu, membantu orang lain, begitu seterusnya sehingga virus kebaikan ini menular dan makin membesar. Bayangkan, betapa dahsyatnya kekuatan kebaikan yang kita teruskan, diteruskan orang lain, lagi, lagi dan lagi. Kalau saja 1 orang berbuat kebaikan kepada orang lain, bayangkan kalau semua orang melakukan hal yang sama, dan diteruskan. Saya saja sampai merinding membayangkan kekuatan kebaikan yang akan tersebar.

Saya menulis ini karena terinspirasi dari film PAY IT FORWARD. Seorang anak kelas 7 yang mendapat tugas dari gurunya untuk “mengubah dunia.” Trevor, sang anak, mempunyai ide pay it forward, meneruskan kebaikan. Trenyuh, dan terharu melihat bagaimana sosok anak ini berusaha membantu orang lain dan berpesan agar orang lain membantu orang-orang lain juga.

wikipedia.com

Benar, bahwa dunia susah sekali dirubah, tapi kalau 1 orang saja terus menyebar kebaikan, menolong sesama, dan diteruskan lagi oleh orang-orang yang pernah dibantu, untuk akhirnya menyebar kebaikan ke orang-orang lain lagi, saya masih percaya bahwa kita bisa merubah dunia lebih baik lagi. Asal kan ego masing-masing ditekan, menebar kebaikan, meneruskan kebaikan, menolong dan membantu sesama, tanpa pandang bulu.

nairaland.com

nairaland.com

Saya yakin, kita semua bisa menyebarkan virus kebaikan… Jadi, “When someone does you a big favor, don’t pay it back… instead of, paying it forward!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s