PEMENANG SESUNGGUHNYA


Pesta Demokrasi di Jakarta telah usai, namun ternyata masih menyisakan berbagai ‘keributan’ yang seolah tiada habisnya. Jujur saja, saya berpikir, saat Ahok kalah dalam penghitungan versi cepat, semua akan berhenti dan berakhir lah segala ‘keributan’ ini. Rupanya saya salah….

Yang menjadi keprihatinan saya ternyata masih saja isu sara yang digembar-gemborkan. Kadang, saya seolah ingin berteriak bahwa “Heiii, kita semua ini sama. Sama-sama diciptakan oleh Tuhan, jadi kenapa pada mempermasalahkan satu dengan yang lain yang berbeda!”

Tuhan menciptakan makhluk hidup tak ada yang sama, semua berbeda, mulai dari manusia, tumbuhan ataupun hewan. Oke ada yang diciptakan kembar identik, tapi tetap saja ada perbedaannya. Bayangkan kalau semua makhluk Tuhan diciptakan sama, tidak ada bedanya, dunia ini hanya akan ada 1 jenis tumbuhan, 1 jenis hewan dan 1 jenis manusia, monoton dan hanya ada 1 warna. Aneh bukan? Seperti halnya membayangkan pelangi hanya ada 1 warna? Indah?

Justru karena ada berbagai macam perbedaan itulah yang membuat pelangi sangat indah, dunia pun penuh warna dan beragam.

Saya sedih, mengamati perkembangan negara ini, saling caci maki akibat perbedaan, merasa diri nya yang paling benar sementara semua salah. Apa iya seperti itu yang kita inginkan?

Negara tercinta kita, Indonesia ini, sangat kaya, karena buanyak banget kekayaan alam, buanyak banget jenis flora dan fauna, dan buanyak banget suku. Itulah identitas sesungguhnya dari Indonesia. Keanekaragaman penuh warna yang membuat Indonesia bagaikan pelangi di dunia ini. Indah, dan sarat makna dari masing-masing kebudayaan dari suku-suku yang ada disini.

Kenapa kita tidak melihat itu? Kenapa kita masih bisa terpecah belah karena ulah segelintir yang tidak ingin negara kita maju, yang hanya ingin memuaskan kepentingan semata.

Cobalah berpikir dengan logika, bukan dengan kebencian, lihatlah Jakarta sekarang, yang sungguh jauh lebih berkembang dibanding sebelumnya. Saya sangat tau, karena saya lahir dan besar di Jakarta. Tapi terkadang memang kebencian bisa menutup erat logika, sehingga apapun yang Ahok lakukan akan selalu dianggap salah.

Siapa sebenarnya pemenang sesungguhnya? Anies atau Ahok? Bukan…bukan keduanya atau bukan salah satunya juga. Pemenang sesungguhnya adalah kita sendiri. Kita semua berpeluang menjadi pemenang sesungguhnya ketika kita dapat mengalahkan diri sendiri, mengalahkan ego yang ada dalam diri kita, mengalahkan kebencian yang ada di hati kita, itulah bagi saya Pemenang yang sesungguhnya.

Kita semua bisa menjadi pemenang, yang bisa membuat Jakarta lebih baik dibawah kepemimpinan siapapun…

Kita semua bisa menjadi pemenang, yang bisa membuat Indonesia lebih baik dibawah kepemimpinan siapapun…

Dan terlebih lagi kita semua adalah pemenang bila kita sudah dapat mengalahkan diri sendiri, mengalahkan segala pikiran, energi negatif yang ada dalam diri kita…

Semoga Indonesia akan lebih maju lagi dengan para pemenang sesungguhnya, rakyat Indonesia!

Mari sebarkan cinta dan perdamaian di Negara Kesatuan Republik Indonesia demi masa depan anak dan cucu kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

 

Ps : tulisan ini saya buat sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi sekarang karena saya cinta NKRI

 

 

 

 

Advertisements

One thought on “PEMENANG SESUNGGUHNYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s