DON’T BE AFRAID TO BE AFRAID

MovieBoozer

The Replacements, film lama tentang permainan football Amerika, dimana Keanu Reeves sebagai quarterback sekaligus kapten tim pengganti yang menggantikan tim utamanya yang sedang mogok. Film ini merupakan salah satu film yang tak bosan-bosan ditonton. Mengharukan, memberi semangat, sekaligus kocak abis.

Dan kebetulan tadi diputer kembali di HBO Family, jadi lah menginspirasi saya untuk membuat tulisan ini.
Para pengganti tim utama ini terdiri dari bermacam-macam karakter yang sangat unik, beda ras, kepribadian dan lain sebagainya, namun pelatih Jimmy McGinty yang diperankan Gene Hackman mempunyai keyakinan yang kuat kalau mereka bisa menjadi tim yang hebat.
Diremehkan? Sudah pasti! Apalagi latar belakang para pemain pengganti pun banyak yang ‘ajaib’ mulai dari kriminal, polisi, bodyguard sampai mantan pemain football yang karirnya jatuh, ya itu tadi si Shane Falco (diperankan Keanu Reeves). Belum lagi sifat dan karakter masing-masing yang kerap menimbulkan keributan antar tim sendiri.

web.usafootball.com

Apakah pelatih Jimmy dan kapten Shane menyerah? Tidak! Meski awalnya ‘ketakutan’ atau kekuatiran pun melanda, karena mereka dianggap hanya pengganti dan tidak ada yang meyakini kalau mereka bisa sebaik tim utama, namun  ketika mereka menyadari dan mengakui ketakutan mereka dalam pertandingan, disitulah mereka bisa menyadari terlebih mengidentifikasi apa penyebab ketakutan tersebut hingga pada akhirnya, menjadi titik balik untuk menjadi yang terbaik karena permasalahan ‘takut’ tadi yang sudah dipecahkan.

So, Don’t be afraid to be afraid, inilah yang saya ambil sebagai pelajaran untuk diri saya sendiri. Takut bukanlah kelemahan, jangan takut untuk mengakui kalau kita takut, hingga akhirnya kita menemukan solusi terbaik mengatasai ketakutan kita itu, dengan semangat tanpa menyerah.

Bodybuilding.com

Saat menulis ini pun saya jadi teringat film Rocky III bagaimana Rocky akhirnya mengakui kalau dia takut, takut melawan Clubber Lang yang diperankan Mr. T karena kepercayaan dirinya yang tengah rapuh tatkala pelatihnya meninggal. Sang istri pun bilang “don’t be afraid to be afraid!”
Dan apa yang terjadi setelah mengakui ketakutannya, mencari permasalahan yang membuatnya takut sekaligus memecahkan permasalahan itu? Rocky pun bangkit, bangkit melawan rasa takutnya untuk akhirnya mengalahkan lawannya.
Jadi, gunakanlah ketakutan kita untuk menjadi kekuatan kita!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s